Arsip untuk ‘coretan’ Kategori
Rindu…
kutadah rindu
berbungkus haru
diantara nyanyian bintang
serta bulan yang menggantung
berkalung cinta
yang berkilau pada rasa
kukais namamu
kuletakkan diatas rayuku
ingin segera tungku bertemu
sepercik api serta rayuan kayu
merinduku bertapak resah
menanti senja pulang kerumah
Mudiiiiiiikkk
Mudiiiiiiiiiiikkkkkkkkkkkk
17 September 2009 22:30 kereta itu berangkat dari stasiun Gubeng Surabaya.membawaku yang lagi keroncongan karena belum makan pulang ke desa.6 jam! (ga sampe dink, sekitar 5 jam-an brapa puluh menit gitu
) di atas kereta.sesampai di desa, eh, udah subuh -.- untung saja sudah sahur di Probolinggo.beli nasi… (nasi opo yo lali aku, sing jelas dudu rawon
). dan kesan pertama pas mudik, tetap. Dingin! oh kapan desaku ini ga sedingin ini -.-
hari pertama dan kedua di desa, sukses kulewati dengan tidak mandi
, hidung mampet, dan badan kedinginan -.-! niat untuk ikut i’tikaf di masjid seperti tahun² lalupun tak terlaksana
hari ketiga, kuberanikan mandi pagi karena harus ke mesjid untuk sholat ied walau akibatnya kulitku harus mengkerut karena kedinginan
beberapa hari setelah itu alhamdulillah berani mandi.walau cuma sekali pas siang hari sebelum sholat dhuhur
walaupun siang hari, airnya tetap saja dingin -.-!
H+1 lebaran, seperti biasa, muter se RT, ke rumah nenek, dan ke rumah sodara²
H+2 maen ke tempat temen2 SMK. oh God, baru 2 tahun ga ketemu, yang satu dah nikah, yang satu udah punya anak.eh, ga kalah kaget pas maen ke tempat temen SMP, karena ga ada anaknya.pas ditanya ke ibunya lagi di singapore dave *pikirku TKI eh ternyata dilanjut oleh si tante yang udah lama kenal ama diriku kuliah disana, dapet beasiswa dari tempat kerjanya yang di Bali kemaren. sambil kerja juga disana. tapi kalau kerjanya ga mesti di Singapore, soalnya minggu lalu katanya di Vietnam, sekarang di katanya di Malaysia, coba kamu telpon, ini nomernya sambil si tante ngasi hapenya. surprised! kaget! setahun yang lalu, masih sering bareng bersamaku mencari kerja. pas diriku ke Depok, dia kerja jaga wartel tiap malem. ah emang Alloh sering ngasi rejeki lewat jalan tang tidak diduga². lanjut ke teman satunya, ‘kecewa’ lagi.dia ga ada, ternyata lagi di Yaman. dapet beasiswa juga disana.
kapan aku bisa ke LN ya…kuliah disana, karena dapet beasiswa 
H+3 ga kemana².jadi kuncen di rumah -.-
H+4 waktunya maen lagi ama sepupu.pergi ke air terjun. niat awal mau mandi disana, tapi diurungkan, alasan klasik, bagi orang² sana. Dingin! puas maen dsana, poto², lanjut ke bukit belakang rumah. berburu kijang, tapi karena ga dapet, poto² ajah 
H+5 paling berkesan pas mudik. abis jum’atan, aku, bareng 3 pasukan kecilku menuju ke sawah untuk menurunkan beberapa kelapa muda (degan). 1, 2, 3, kelapa mudanya jatuh dengan sukses di sawah berlumpur yang baru saja ditanami bibit padi. alhamdulillah, tubuhku tidak ikut²an jatuh.walau tangan harus tergores pohon kelapa -.-! tidak itu saja, kakiku juga sempet disamperin ular sawah, dan ‘diciumnya’
untunglah bukan ular berbisa.
dan malemnya, jam 23.30 harus balik ke surabaya 
foto²nya disini pake hp N70 punya paman 
Sepucuk Surat Buat Adik
Kemarin, tertawa, bercanda habiskan waktu bersama
Bermain, bercerita segala asal kau tersenyum bahagia
*Wajahmu yang tenang, isyarat hati putih
tak bernoda
Tidurmu yang damai, bersama buaian alam
dan cinta
Jangan sedih, kakakmu pergi takkan lama
Jangan bimbang, jika waktu mengizinkan kita kan bersama kembali
Sayangku adik kecilku, jangan kau lupa akan agama
Walau di mana, tanpaku dan tanpa kedua orang tua
Rinduku adik kecilku, do’a kakakmu sertai slalu
Tumbuh dewasa di dalam cinta kasih Nya selamanya
Jika saatnya tiba aku kan menanti
Memandang bintang kecilku penuh rasa syukur telah bersinar bagaikan mentari
Oh Adikku, tumbuh dewasa
Di dalam cinta kasih Nya selamanya

>.<
Curhatan Tak Berjudul
matahari itu tetap saja berjalan, terbit dan tenggaelam di tempat yang sama
lalu, ketika malam kembali purnama, aku berdiri, rukuk dan sujud tanpa henti, merapalkan doa² tanpa keraguan sampai dunia berubah warna.
kusaksikan segala yang disaksikan untukku, tanpa derap untuk menolak atau merayap ke arah sebaliknya.
segumpal daging warna coklat di tanduk usia, melelehkan mimpi pada setiap jejak di dada bumi. mengaduk bahagia dan derita dalam satu bejana.
jari² kegelapan silih berganti menyekap wajah.hingga semua terasa kelam dan berdarah.tanpa rupa.tanpa bayangan dan petuah
gerbong waktu berderak di tengah zaman
menyeret berbagai peristiwa tanpa selesai
meledakkan musibah, bencana dan kerusuhan
pada tiap rumah dan stasiun yang terberai
lalu, kuberanikan diri untuk bertanya kepada para pemimpi.tetapi mereka justru balik bertanya dan meminta aku untuk mencari jawabannya.
aku terdiam dan mengeram
angin berbisik di atas rumput² yang bergoyang
doa-doa harus dihidupkan
panji-panji mesti dikibarkan
sepotong jarum menyala di antara dua jantung yang berdetak.jiwa² memutih, terpilin oleh cahayanya.panas airmata mendidih.mematangkan segumpal darah dalam setiap diri.kubah² membuka pintu Al-fatihah.menggugurkan daun dan segala hikmah ke dasar tanah.mengajak kembali ke dalam sunyi.
Ga Jadi Pindah Rumah >.<
huhuhu… ga jadi pindah rumah
padahal dah jadi itu site nyah. tapi karena kebodohanku, sitenya jadi diblokir ama webhost nya. yah maklum webhost gretongan
abis ku upload phpshell, langsung mati tuh sitenya :’(
niatnya sih upload phpshell biar lebih efisien uplaod filenya, ama ngatur file-filenya. tapi gpp lah. lanjut disini aja ^_^
haiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii world!!! ^_^
Tinggalkan sebuah Komentar
Tinggalkan sebuah Komentar
Komentar (1)