Sepucuk Surat Buat Adik

Sepucuk Surat Buat Adik

Kemarin, tertawa, bercanda habiskan waktu bersama
Bermain, bercerita segala asal kau tersenyum bahagia
*Wajahmu yang tenang, isyarat hati putih
tak bernoda
Tidurmu yang damai, bersama buaian alam
dan cinta
Jangan sedih, kakakmu pergi takkan lama
Jangan bimbang, jika waktu mengizinkan kita kan bersama kembali
Sayangku adik kecilku, jangan kau lupa akan agama
Walau di mana, tanpaku dan tanpa kedua orang tua
Rinduku adik kecilku, do’a kakakmu sertai slalu
Tumbuh dewasa di dalam cinta kasih Nya selamanya
Jika saatnya tiba aku kan menanti
Memandang bintang kecilku penuh rasa syukur telah bersinar bagaikan mentari
Oh Adikku, tumbuh dewasa
Di dalam cinta kasih Nya selamanya

>.<

Curhatan Tak Berjudul

matahari itu tetap saja berjalan, terbit dan tenggaelam di tempat yang sama
lalu, ketika malam kembali purnama, aku berdiri, rukuk dan sujud tanpa henti, merapalkan doa² tanpa keraguan sampai dunia berubah warna.
kusaksikan segala yang disaksikan untukku, tanpa derap untuk menolak atau merayap ke arah sebaliknya.

segumpal daging warna coklat di tanduk usia, melelehkan mimpi pada setiap jejak di dada bumi. mengaduk bahagia dan derita dalam satu bejana.
jari²  kegelapan silih berganti menyekap wajah.hingga semua terasa kelam dan berdarah.tanpa rupa.tanpa bayangan dan petuah

gerbong waktu berderak di tengah zaman
menyeret berbagai peristiwa tanpa selesai
meledakkan musibah, bencana dan kerusuhan
pada tiap rumah dan stasiun yang terberai

lalu, kuberanikan diri untuk bertanya kepada para pemimpi.tetapi mereka justru balik bertanya dan meminta aku untuk mencari jawabannya.
aku terdiam dan mengeram

angin berbisik di atas rumput² yang bergoyang
doa-doa harus dihidupkan
panji-panji mesti dikibarkan

sepotong jarum menyala di antara dua jantung yang berdetak.jiwa² memutih, terpilin oleh cahayanya.panas airmata mendidih.mematangkan segumpal darah dalam setiap diri.kubah² membuka pintu Al-fatihah.menggugurkan daun dan segala hikmah ke dasar tanah.mengajak kembali ke dalam sunyi.

Ga Jadi Pindah Rumah >.<

huhuhu… ga jadi pindah rumah :(

padahal dah jadi itu site nyah. tapi karena kebodohanku, sitenya jadi diblokir ama webhost nya. yah maklum webhost gretongan :( abis ku upload phpshell, langsung mati tuh sitenya :’(

niatnya sih upload phpshell biar lebih efisien uplaod filenya, ama ngatur file-filenya.  tapi gpp lah. lanjut disini aja ^_^

haiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii world!!! ^_^

Pindah Rumah

Sehubungan dengan ditegornya wp ini oleh admin WP,jadilah saya bikin webblog baru :D

dan karena disana udah jadi,tapi disini dah dibolehin lagi…aku lanjutin disana aja ;)

bagi yang masih ingin bersilaturahmi…

silahkan klik webblog dibawah ini

http://davidr5.co.cc

Suara Jiwa

Ingin rasanyakumatikan hati
Dan kubunuh mimpi – mimpi
Membiarkan hidup mengalir seperti air
Sampai kutemukan kebahagiaan sejati

Kala hati didera lara
Terombang ambing kehidupan
Menghempas di setiap langkah
Terdampar diantara asa

Mengusik raga tanpa daya
Pada pertarungan rimba raya
Menang atau menyerah
Tak terjawab dalam tanya

Diantara berjuta wajah
Mengais harapan hingga ke dunia maya
Belum jua kutemukan jawaban
Terkadang, ada satu dua wajah

Dalam tatapan mata, terlihat lain
Kulihat fatamorgana di kejauhan sana
Seperti cahaya dibalik cahaya
Lantas kukejar dengan pasti

Semula kukira malaikat
Sesampai disana…yang ada hanya jelaga….

« Halaman SebelumnyaHalaman Berikutnya »