waktu dan cara menghitungnya

beberapa hari lagi, yang namanya tahun 2009 akan berakhir. akan digantikan dengan tahun baru 2010.

seperti setahun yang lalu, 2009 kita sebut ia adalah tahun baru.sekarang, 2009 menjadi tahun lama

waktu, ternyata ia sangat rajin ya

dia tidak pernah berhenti walau hanya seper sekian detik

semua orang diseret oleh waktu, suka atau tidak suka

peduli ataupun tidak terhadap waktu itu sendiri

gadis yg cantik jelita suatu hari akan menjadi nenek² ompong dan bawel yang encoknya sering kambuh.

pria yg ganteng dan gagah, suatu hari akan menjadi kakek ngompol dan stroke yg sakit jantung.

itupun kalau hidupnya sampai kakek²/nenek²

apakah hidup hanya seperti itu ?

waktu anak² sekolah

tua dikit, kuliah / kerja

dah tua, kerja lagi

akhirnya, mati

kalau mau lebih teliti…

ada orang yang hidupnya singkat tapi sangat bermakna, dan banyak yang hidupnya sangat panjang tapi biasa saja. hanya meninggalkan 3 baris kalimat di nisannya

mau hidupnya lebih bermakna dan tidak biasa saja?

saya kasih bocorannya (ini ceritanya saya sok tuha, dan sok tahu)

hitunglah waktu dengan seksama

cara menghitungnya

1. dengan cara pertambahan

seperti yang setiap tahun kita rasakan

dan saya rasakan beberapa hari yang lalu. setiap tahun, umur kita bertambah. jika umur kita 15, setahun lagi umur kita adalah 16 tahun.

ini perhitungan yang umum, dan paling sederhana. seperti perhitungan yang dilakukan oleh anak kecil

2. dengan cara pengurangan

setelah kita sering berbirthday-ulang tahun, maka kita sadar, sebenarnya umur kita ini bukan bertambah. tapi semakin berkurang.

setiap kita ulang tahun, umur kita semakin sedikit, semakin dekat dengan akhir hayat. dengan kematian

beberapa orang yang sadar tentang hal ini, dan menyadari bahwa umurnya semakin sedikit, umumnya disebut sebagai orang dewasa.

3. dengan cara perkalian

kalo udah tahu cara perhitungan waktu dengan cara pengurangan, kita harus tahu cara yang ketiga, yaitu perkalian. agar hidup kita lebih bermakna. bagaimana caranya melipatgandakan sisa waktu yang kita miliki

misalnya kita membaca buku ketika sedang diangkot menuju ke suatu tempat. ini contoh bagaimana kita melipatkan sisa waktu yang kita miliki.

intinya, dalam waktu yang bersamaan, kita mendapatkan lebih banyak

contoh lain

ada yang ga tahu pizza hut?

saat sang pemiliknya tidur pun, cabangnya di belahan dunia lain sedang mengisikan sejumlah uang ke rekeningnya.

coba pizza hut g buka cabang. berapa waktu yang ia butuhkan untuk menghasilkan uang seperti yang sekarang ini?

cara yang ketiga ini adalah cara yang dipakai oleh orang² pintar di dunia ini.

mereka memikirkan dan menjalankan bagaimana agar dalam hidup yg singkat bisa melakukan produktifitas yabi lebih besar, bisa memperoleh sebanyak mungkin dalam waktu yang singkat

kalau kita sudah memahami, cara menghitung waktu dengan cara yang ketiga ini, maka kita adalah orang pintar

tapi… menurut saya, belum bisa dibilang bijaksana jka belum mengerti dan menerapkan cara perhitungan waktu yang keempat ini

4. cara pembagian

setelah berhasil melipatgandakan sisa waktu yang kita miliki dan mendapat (cukup) banyak dalam hidup kita. maka yg harus kita lakukan kemudian adalah : Membagikannya!

Al-baqarah : 273 : (Berinfaqlah/Berbagilah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena memelihara diri dari minta-minta. Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan(bagikan) (di jalan Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Mengatahui.

Ali-Imron : 133-134 Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (membagikan)(hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

kalau kita mempunyai ilmu, maka sebarkan, bagikan ilmu kalian! karena walau kita sedang matipun, kita akan mendapatkan pahala yang tidak terputus.

dengan memahami dan menjalankan cara yang keempat

maka insyaAlloh kita tak akan menyesal kapanpun kita harus mati

3 comments so far

  1. Alga on

    artikelnya Okey!! bisa sebagai bahan resapan dan renungan…hemm

  2. Teddy on

    oh jadi begitu yah…. lumayan masuk di otak..

    perlu pemahaman lebih lanjut nih hehe

  3. Mbah Jiwo on

    Ini tulisan TOP banget mas, emang nancep tenan…

    Tapi sebagai bangsa kakek2 saya merasa di Mention tadi…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: